Kamis, 05 Januari 2012

Menembus Keterbatasan


Kutu anjing adalah binatang yang mampu melompat 300 kali tinggi tubuhnya.
Namun, apa yang terjadi bila ia dimasukan ke dalam sebuah kotak korek api kosong lalu dibiarkan disana selama satu hingga dua minggu? Hasilnya, kutu itu sekarang hanya mampu melompat setinggi kotak korek api saja!
Kemampuannya melompat 300 kali tinggi tubuhnya tiba-tiba hilang.
Ini yang terjadi. Ketika kutu itu berada di dalam kotak korek api ia mencoba melompat tinggi. Tapi ia terbentur dinding kotak korek api. Ia mencoba lagi dan terbentur lagi. Terus begitu sehingga ia mulai ragu akan kemampuannya sendiri.

Selasa, 22 November 2011

Batman Dan Mbah Gendeng


“Huh, siyal, masa’ bocor lagi sih”, ujar Batman gemas sambil menendang pintu BatMobile-nya perlahan. Meskipun kesal, ia masih cukup sadar untuk tidak melampiaskannya kepada kendaraan tercintanya, yang cicilannya belum lunas itu. Dengan susah payah, ia mendorong mobilnya ke pinggir, ke sebuah tambal ban yang kebetulan berada tidak jauh dari situ.
Mbah Gendeng – Nambal Ban Sejak 1911
Begitu tulisan yang tertera di atas “bengkel” kecil yang didirikan seadanya di bawah sebuah pohon beringin besar.
“Bannya bocor ya, nak?”, tanya seorang kakek tua yang tiba-tiba muncul dari balik pohon.
“Iya, mbah”, jawab Batman lesu, “sudah kedua kalinya nih. Padahal baru sekitar 5km lalu bocor dan ditambal.”
“Hmmm…”, mbah Gendeng mengangguk-anggukan kepalanya dan mulai mempersiapkan peralatannya. Bak air sabun untuk memeriksa bagian ban yang bocor, dongkrak, pompa angin, dan sebagainya. “Silahkan duduk dulu aja di kursi kayu itu, nak. Biar mbah kerjakan dulu bannya.”

Rabu, 10 Agustus 2011

Gerak Jiwa, Gerak Alam, Gerak Ilahi


Wahai kekasih Jiwaku…………..
Wahai Sang penuntun Diriku……
Hamba ingin mengembalikan kepada-Mu, apa-apa yang dari-Mu karena memang tidak ada yang aku miliki saat ini, saat lalu maupun saat yang akan datang. Olehnya biarlah rangkaian kalimat inipun semuanya dari-MU dan karena-Mu jua.
Dengan jalinan kasih yang Engkau pancarkan, telah memberiku pemahaman betapa indahnya karunia-Mu atas segala rasa yang termaknai diantara serpihan hidup yang terpaut dalam lingkaran rotasi alam kehidupan. Kadang diri ini menangis dalam ketidak mengertian, namun dapat merasakan betapa Cintamu tiada terbatas sehingga tiada kemampuan dalam membahasakan apa yang hamba rasakan.
Wahai Cintaku… Dalam balutan debu-debu yang berserakan, seakan merapuhkan jiwa ini dalam kekumuhan, namun semakin aku tenggelam semakin Engkau memberiku pemahaman sehingga meleburkan hasrat kebodohan lalu mekarkan rasa akan esensi sebuah arti dari Mencintai dalam Cinta-Mu, walau itu sebait namun cukup bagiku untuk memanggil-Mu dalam setiap waktu dengan panggilan Syahdu..” Yahayyu..Ya qayyum.. La Ilaha Illa Anta..” A’ tini Mahabba taka.. hingga dalam setiap lakon hidup hamba senantiasa berharap akan kekuatan-Mu sebagai bekal dalam perjalanan menuju Cahaya-Mu.
Olehnya janganlah Engkau palingkan keindahan Wajah-Mu ketika hamba menghadap-Mu di setiap kegelapan.
Akhirnya dalam keterbatasanku sebagai insan, aku ingin merangkai sebuah makna dari Gerak Jiwa, Gerak Alam yang kesemuanya bermuara pada Gerak Ilahi…

Rabu, 08 Juni 2011

Tertekan Atau Tertantang ?


Dalam kehidupan kita ini pasti kita akan menghadapi masalah ataupun tantangan yang menghalang dalam kehidupan kita. Bagaimana kita berespon terhadap masalah dan tantangan itulah yang akan menentukan sukses dan gagalnya kita. Apakah respon Anda Tertekan Atau Tertantang?
Biasanya setiap orang selalu memilih respon antara tertekan atau tertantang saat menghadapi masalah maupun tantangan. Seorang yang pasti akan gagal adalah orang yang selalu saat masalah maupun tantangan datang akan menjadi tertekan.

Kamis, 02 Juni 2011

AKU PASTI BISA !


Seorang penulis terkenal bernama Marie von Ebner-Eschenbach pernah berkata “Jika ada keyakinan yang dapat menggerakkan gunung, itu adalah keyakinan dalam diri Anda.” Dan saya mempercayai dan membuktikan sendiri bahwa hal itu benar adanya.
Ada sebuah buku dongeng menarik untuk anak anak berjudul The Little Engine That Could. Buku itu bercerita tentang kereta api yang bergerak ke bukit dengan perlahan dan tersendat. Lokomotifnya berkata pada diri sendiri, “Aku bisa, aku bisa, aku bisa.” Kereta pun terus bergerak perlahan naik hingga tiba di bukit dengan selamat. Hal sederhana yang dapat diambil dari cerita tersebut adalah percaya pada kemampuan diri sendiri. Seandainya lokomotif itu tidak percaya akan kemampuannya tiba di atas bukit, bisa jadi kisah dalam buku itu berakhir menyedihkan.

Jumat, 27 Mei 2011

Katak Sang Juara Itu Ternyata Tuli


Alkisah, di sebuah lereng gunung yang terjal dan dikelilingi sungai dengan jurang yang curam, terdapat sebuahkerajaan yang dihuni komunitas katak. Sang Raja Katak demi menguji kesetiaan dan keberanian rakyatnya suatu pagi membuat sayembara di antara sesama katak. “Barangsiapa yang bisa mencapai puncakgunung yang terjal itu akan mendapatkan seperempat wilayah kerajaandan diangkat menjadi penguasa di wilayah tersebut,” demikian titah sang raja.
Alhasil, ribuan ekor katak ikut berlomba dengan mengikuti 3 fase rintangan, yakni sungai dengan arus sangat deras yang melintas di depan wilayah mereka, kemudian batu karang terjal di seberang sungai, dan terakhir puncak gunung yang licin dengan sekeliling jurang yang curam.

Selasa, 24 Mei 2011

KUNGFU EMOSI


Konon, ada sebuah kisah menarik ketika diceritakan Bruce Lee, sang master kungfu ditemui seorang pengajar seni bela diri lain, yang datang untuk memintanya sebuah nasihat,  “Bagaimana teknik yang baik dalam menghadap musuh?”. Dengan cepat, Bruce Lee merespon, “Apa itu musuh? Tidak ada musuh. Karena tidak ada kata “saya” atau “musuh” dalam pertempuran. Saya fokus dan menyatu dengan gerakannya saat ia menyerang. Saya bermain. Semakin keras ia memukul, semakin keras pukulan akan berbalik kepadanya. Saya tidak memukul, tetapi saya memastikan orangpun menghargai saya secara utuh!”
Berkaitan dengan komentar Bruce Lee di atas, dapat kita perhatikan bahwa kungfu ataupun seni bela diri lainnya sebenarnya bukan saja bersifat fisik, tetapi banyak pembelajaran mental yang terkandung didalamnya. Termasuk soal emosi pun, sebenarnya kita bisa belajar banyak dari pirnsip Kungfu. Karena itulah, kali ini kita akan bicara soal Kungfu Emosi. Istilah Kungfu Emosi ini sendiri, bukanlah istilah yang dibuat-buat. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Charles Manz, seorang penulis pengajar kepemimpinan dalam bukunya yang berjudul Emotional Discipline.

Senin, 23 Mei 2011

Malaikat Berhati Permata


Alkisah diceritakan, di negeri seribu khayangan, terlihat percakapan raja langit dengan salah seorang malaikat yang akan segera di turunkannya ke bumi sebagai seorang bayi mungil. Malaikat tersebut tampak menanyakan beberapa pertanyaan, dari raut wajahnya terlihat sekilas keraguan, untuk menjadi bayi di bumi yang terkenal sangat penuh dengan hasrat duniawi.
“Yang mulia, bagaimanakah saya akan lahir ke dunia, tolong jelaskan pada ku?” tanya sang malaikat kepada raja langit